PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN

Jl. Kesuma Bangsa No.5, Kel. Dadi Mulya, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242

Prosedur Peringatan Dini dan Evakuasi Keadaan Darurat

Prosedur Peringatan Dini dan Evakuasi    1 tahun yang lalu   
Andri    23 Kali

Sumber Foto: Dispursip

1. Sistem Peringatan Dini (Early Warning System)

  • Deteksi Awal:

    • Kebakaran: Sensor asap/panas aktif atau laporan visual langsung dari pegawai/pengunjung.

    • Gempa Bumi / Bencana Alam: Guncangan terasa atau sirine/pemberitahuan resmi.

  • Aktivasi Tanda Bahaya:

    • Petugas/K3 menekan Tombol Panic Button / Bel Darurat (bunyi terus-menerus tanpa putus selama 30 detik).

    • Pengumuman melalui sistem tata suara (Public Address System):

      "Perhatian! Diberitahukan kepada seluruh pegawai dan pengunjung, telah terjadi keadaan darurat. Harap tetap tenang dan bersiap melakukan evakuasi sesuai petunjuk petugas."

2. Alur & Tanggung Jawab Tim Tanggap Darurat

Peran Tugas Utamanya
Koordinator Tim K3 / Tim Darurat Memimpin operasi evakuasi, mengoordinasikan pemadaman awal, dan menghubungi dinas terkait (Damkar: 113, BPBD / Samarinda Siaga: 112).
Petugas Evakuasi (Floor Warden) Menyisir area pelayanan publik, ruang baca, dan ruang arsip untuk memastikan tidak ada pengunjung atau staf yang tertinggal.
Petugas P3K Membawa tas darurat medis dan menangani korban cedera di titik kumpul.
Petugas Pengaman Dokumentasi/Arsip Memastikan pintu/sekat ruang penyimpanan arsip vital terkunci aman sebelum mengevakuasi diri (jika kondisi memungkinkan).

3. Skenario & Langkah Evakuasi

A. Keadaan Darurat Kebakaran

  1. Upaya Awal: Gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terdekat jika api masih berukuran kecil.

  2. Evakuasi: Jika api membesar, segera tinggalkan ruangan melalui Jalur Evakuasi yang telah ditandai.

  3. Sikap Tubuh: Jika ruangan berasap tebal, merayap atau membungkuk dekat lantai sambil menutupi hidung dan mulut memakai kain basah/tisu.

  4. Prosedur Bangunan: Dilarang mengunci pintu ruangan yang ditinggalkan; biarkan pintu tertutup (tidak dikunci) untuk melambatkan penyebaran api.

B. Keadaan Darurat Gempa Bumi

  1. Saat Guncangan: Terapkan prinsip DROP, COVER, HOLD ON (Berlutut, Berlindung di bawah meja yang kokoh, dan Pegangan). Jauhi kaca, rak buku tinggi, dan lemari arsip.

  2. Setelah Guncangan Berhenti: Segera berjalan cepat (jangan berlari) keluar gedung menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi.

4. Prosedur Keluar & Titik Kumpul (Assembly Point)

  • Aturan Utama Evakuasi:

    • Tetap tenang, jangan panik, dan dilarang berlari atau saling mendorong.

    • Pengunjung perpustakaan (anak-anak, lansia, disabilitas) wajib diprioritaskan oleh petugas.

    • Tinggalkan barang bawaan yang berat atau menyulitkan pergerakan.

  • Pengarahan ke Titik Kumpul:

    • Seluruh penghuni gedung diarahkan menuju Titik Kumpul Utama (Assembly Point) yang terletak di halaman luar/area parkir terbuka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda.

  • Absensi & Verifikasi (Roll Call):

    • Petugas evakuasi melakukan pengecekan jumlah pegawai berdasarkan daftar hadir dan memastikan seluruh pengunjung di area pelayanan telah terevakuasi lengkap.

    • Melaporkan status jumlah personel dan kondisi korban (jika ada) kepada Koordinator Darurat dan Petugas Damkar/BPBD yang tiba di lokasi.


TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN

Jl. Kesuma Bangsa No.5, Kel. Dadi Mulya, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242

Telp: 0541-
Email: dispursip_smr@gmail.com
Website: https://perpustakaankearsipan.samarindakota.go.id


2026